KPU Kota Jambi Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019

Minggu, 05 Mei 2019 | 14:05:00 WIB | Dibaca: 13435 Kali


Jambi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kota Jambi pada Pemilu Tahun 2019 pagi ini Pukul 08.30 s.d selesai (05/5).

Rapat Pleno dihadiri sebanyak 55 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 5 orang Anggota Bawaslu Kota Jambi, 20 orang Saksi Calon Anggota DPD, 2 orang Saksi dari Masing – Masing Pasangan Calon Presiden 01 dan Pasangan Calon Presiden 02, serta 2 Orang saksi dari masing – masing Partai Politik Peserta Pemilu 2019 di Kota Jambi, dan 11 Ketua Panwascam Se- Kota Jambi. serta unsur Forkompimda Yakni, Wakil Walikota Jambi yang mewakili Walikota Jambi Bapak H. Maulana, MKM, Ketua KPU Kota Jambi Yatno, S.Pd.i Beserta Komisioner, Ketua Bawaslu Kota Jambi Ari Juniarman, SH.MH beserta Anggota, Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, Dandim 0415/BTH, Kejaksaan Negeri Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi.  

Pleno dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut sudah mengagendakan pembacaan rekap DA1 per kecamatan. Sampai dengan pukul 13.30 WIB sudah ada tiga kecamatan yang dibacakan. Yakni Kecamatan Telanaipura, Jambi Selatan dan Jambi Timur.

Akan tetapi khusus untuk kecamatan Jambi timur ternyata ada sanggahan salah seorang saksi partai Perindo yang keberatan bila partainya berkurang 1 di TPS 02 Kelurahan Rajawali Kecamatan Jambi Timur. Terhadap kehilangan 1 suara tersebut saksi dari Partai Perindo tersebut meminta dibuka kota suara. Namun ditengah jalannya keberatan saksi Perindo tersebut. Saksi dari partai Hanura juga berkeberatan. Sebab, menurutnya bukti C1 yang dibawa saksi Perindo tersebut semestinya disampaikan ketika pleno di PPK bukan dalam pleno di tingkat Kota Jambi. Sehingga terjadi perdebatan antara mereka yang kemudian ditengahi oleh ketua KPU Kota Jambi.

Aditiya Diar, Komisioner KPU Kota Jambi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk pleno rekapitulasi kecamatan Jambi timur dihentikan sementara sampai dikumpulkannya kotak dari TPS yang ditemukan perbedaan rekap tersebut, untuk sementara dihentikan. Nanti akan dilakukan pembukaan kotak suara guna melakukan pemeriksaan kebenaran selisih tersebut," terang Aditiya Diar. (adm)

Komentar Facebook